Persebaran Fauna [Hewan] di Indonesia dan Pembagian Fauna di Indonesia

Indonesia mempunyai keanekaragaman jenis hewan dan tumbuhan terbesar kedua di dunia setelah Brasil. Berikut akan diuraikan persebaran hewan dan tumbuhan di Indonesia.

Persebaran Fauna di Indonesia

Fauna sering juga diartikan dunia hewan. Arti fauna adalah semua hewan yang hidup di suatu daerah atau pada zaman tertentu, sedangkan uraian fauna Indonesia terbatas pada zaman sekarang ini. Uraian fauna lebih ditekankan pada hewan liar, sedangkan hewan yang dibudidayakan akan diuraikan pada peternakan.
Tiga negara yang mempunyai keanekaragaman hayati paling tinggi di dunia adalah Brasil, Indonesia, dan Zaire. Brasil mempunyai keanekaragaman tinggi karena mempunyai hutan tropik terluas di dunia, yaitu hutan Amazon.

Selain Brasil, negara di benua Amerika yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi adalah Peru, Colombia, dan Meksiko. Di Asia selain Indonesia negara lainnya adalah Cina dan Filipina. Di Benua Afrika hanya Zaire yang termasuk mempunyai keanekaragaman hayati tinggi.

Lamun di perairan Indonesia terdiri dari tujuh marga. Tiga di antaranya termasuk suku Hydrocaritaceae yaitu Enhalus, Thalassia dan Halophila, sedangkan empat lainnya termasuk suku Pomatogetonaceae, yaitu marga Halodule, Cymodoceae, Syringodium dan Thalassodendron. Penyebaran padang lamun di Indonesia mencakup perairan Jawa, Sumatra, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

Suatu daerah mempunyai ciri lingkungan tertentu yang berpengaruh terhadap jenis dan kehidupan hewan. Indonesia mempunyai berbagai macam lingkungan sebagai wilayah tempat hidup dan berkembangnya fauna. Pulaupulau besar dan kecil yang jumlahnya lebih dari 13.000 buah, perairan yang luasnya mencapai lebih dari tiga juta kilometer persegi, dan terletak di sekitar khatulistiwa, merupakan tempat tinggal dari berbagai jenis fauna. Di Indonesia terdapat lebih dari 500 jenis hewan menyusui (Mamalia), lebih dari 4.000 jenis ikan (Pisces), lebih dari 1.600 jenis burung (Aves), lebih dari 1.000 jenis hewan Reptil dan Amfibi, serta lebih dari 200.000 jenis serangga (insecta).

Jenis-jenis ikan meliputi ikan yang hidup di air tawar, air payau, maupun air asin. Jenis-jenis serangga meliputi yang hidup di dalam tanah, di tempat gelap, merayap di dalam kayu lapuk, maupun yang terbang. Di samping itu masih banyak jenis cacing, lintah, siput, dan kerang.

  • Pembagian Fauna di Indonesia

Jenis-jenis dan persebaran hewan yang ada di Indonesia mempunyai kaitan dengan sejarah terbentuknya kepulauan Indonesia. Indonesia bagian barat, yang meliputi Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya pernah menjadi satu dengan Benua Asia. Indonesia bagian timur, Papua, dan pulaupulau di sekitarnya pernah menjadi satu dengan Benua Australia. Indonesia bagian tengah, Pulau Sulawesi bersama pulau di sekitarnya, Kepulauan Nusa Tenggara dan Kepulauan Maluku, merupakan wilayah yang tidak termasuk Benua Asia maupun Australia.

  • Pembagian Fauna Menurut Wallace (1910)


Pada tahun 1910 (tiga tahun sebelum ia wafat), Wallace dengan mempertimbangkan keunggulan bentuk fauna Asia di Sulawesi, menyimpulkan bahwa fauna Sulawesi tampak demikian khas, sehingga Wallace menduga Peta persebaran fauna di Indonesia bahwa Sulawesi dahulu pernah bersambung dengan Benua Asia maupun Benua Australia. Wallace membuat garis yang ditarik dari sebelah timur Filipina, melalui Selat Makassar dan antara Bali dan Lombok yang dikenal dengan Garis Wallace dengan kemudian Wallace menggeser garis yang telah ditetapkan sebelumnya ke sebelah timur Sulawesi (Wallace, 1910). Sulawesi merupakan daerah peralihan antara fauna Asia dengan fauna Australia.

Wallace mengelompokkan jenis fauna di Indonesia menjadi tiga, yaitu:

  • Fauna Asiatis (Tipe Asia), menempati bagian barat Indonesia sampai Selat Makassar dan Selat Lombok. Di daerah ini terdapat berbagai jenis hewan menyusui yang besar seperti:


  1. tapir terdapat di Sumatra dan Kalimantan,
  2. banteng terdapat di Jawa dan Kalimantan,
  3. kera gibon terdapat di Sumatra dan Kalimantan,
  4. mawas (orang hutan), yaitu jenis kera besar dan tidak berekor, hewan ini banyak terdapat di hutan-hutan Sumatra Utara dan Kalimantan,
  5. beruang terdapat di Sumatra dan Kalimantan,
  6. badak terdapat di Sumatra dan Jawa (bercula dua),
  7. gajah terdapat di Sumatra (berpindah-pindah),
  8. siamang (kera berwarna hitam dan tak berekor) terdapat di Sumatra,
  9. kijang badannya berwarna kemerah-merahan terdapat di Jawa, Sumatra, Bali, dan Lombok,
  10. harimau loreng terdapat di Jawa dan Sumatra, sedangkan harimau kumbang dan tutul terdapat di Jawa, Bali, dan Madura,
  11. kancil adalah kijang kecil banyak terdapat di Jawa, Sumatra, dan Kalimantan,
  12. trenggiling banyak terdapat di Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Bali, dan
  13. jalak Bali terdapat di Bali, dan burung merah terdapat di Jawa. Di daerah ini juga ditemui jenis hewan lain, seperti kancil pelanduk (terdapat di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), singa, mukang (terdapat di Sumatra, dan Kalimantan), dan ikan lumba-lumba (terdapat di Kalimantan).


  • Fauna tipe Australia, menempati bagian timur Indonesia meliputi Papua dan pulau-pulau di sekitarnya. Di daerah ini tidak didapatkan jenis kera, binatang menyusuinya kecil-kecil dan jumlahnya tidak banyak.

Badak tipe hewan Asiatis
Hewan-hewan di Indonesia bagian timur mirip dengan hewan Australia. Jenis hewan tipe Australia, antara lain sebagai berikut.

  1. Burung, terdiri atas cenderawasih, kasuari, nuri dan raja udang.
  2. Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air.
  3. Berbagai jenis serangga.
  4. Berbagai jenis ikan.
  5. Mamalia, terdiri atas kanguru, walabi, beruang, nokdiak (landak Papua), opossum laying (pemanjat berkantung), kuskus, dan kanguru pohon.
  6. Reptilia, terdiri atas buaya, biawak, kadal, dan kura-kura.


  • Fauna peralihan, menempati di antara Indonesia timur dan Indonesia barat, misalnya di Sulawesi terdapat kera (fauna Asiatis) dan terdapat kuskus (fauna Australia). Di samping itu terdapat hewan yang tidak didapatkan baik tipe Asiatis maupun tipe Australia.

Fauna Indonesia yang tergolong tipe peralihan adalah sebagai berikut.

  1. Mamalia, terdiri atas anoa, babi rusa, kuskus, monyet hitam, sapi, banteng, dan kuda.
  2. Reptilia, terdiri atas biawak, komodo, kura-kura, dan buaya.
  3. Amfibi, terdiri atas katak pohon, katak terbang, dan katak air.
  4. Berbagai macam burung, terdiri atas maleo, kakaktua, nuri, merpati, burung dewata, dan angsa.

Di antara fauna yang terdapat di wilayah Indonesia bagian tengah terdapat fauna yang khas Indonesia dan tidak dijumpai di daerah lain serta termasuk hewan langka, antara lain anoa (mirip lembu) terdapat di Sulawesi; biawak komodo terdapat di Pulau Komodo, Nusa Tenggara; burung maleo terdapat di Sulawesi dan Kepulauan Sangihe.

  • Pembagian Fauna Menurut Weber


Banyak ahli yang melakukan telaah tentang persebaran jenis hewan di Indonesia dengan membuat garis batas yang berbeda-beda. Salah satu ahli adalah Weber, ia menentukan batas dengan imbangan perbandingan hewan Asia dan Australia 50 : 50. Weber menggunakan burung dan hewan menyusui sebagai dasar analisisnya, tetapi tidak setiap binatang yang dijadikan dasar memiliki garis batas yang sama. Contohnya, hewan melata dan kupu-kupu Asia menembus lebih jauh ke arah timur daripada burung dan siput.
Garis batas antara Indonesia bagian barat dengan bagian tengah disebut garis Wallace dan garis batas antara Indonesia bagian timur dengan bagian tengah disebut garis Weber.
Burung Cendrawasih Hewan tipe Australia

  • Pembagian Fauna Menurut Lydekker


Ahli lain, yaitu Lydekker, menentukan batas barat fauna Australia dengan menggunakan garis kontur dan mengikuti kedalaman laut antara 180 – 200 meter, sekitar Paparan Sahul dan Paparan Sunda. Hal ini sama dengan Wallace yang menentukan batas timur fauna Asia.

Adanya perbedaan fauna antara wilayah Indonesia bagian barat dan timur karena kedua wilayah itu terpisah oleh perairan yang cukup luas dan dalam, dan kedalaman lautnya lebih dari 1000 meter. Laut yang dalam tersebut sebagai pemisah antara kedua wilayah, sehingga fauna pada masing-masing wilayah berkembang sendiri-sendiri.

Mengapa terdapat persamaan antara hewan-hewan yang ada di wilayah Indonesia Timur dengan hewan di negara Australia? Dapatkah Anda memberikan alasannya!
Perbedaan Fauna Asiatis dan Fauna Australia
Fauna Asiatis

  1. hewan menyusui besar dan kecil
  2. tidak terdapat hewan berkantung
  3. terdapat berbagai jenis kera
  4. jenis burung berwarna sedikit
  5. terdapat berbagai jenis kucing liar dan ajag
  6. jenis ikan air tawar banyak

Fauna Australia

  1. hewan menyusui kecil-kecil
  2. terdapat hewan berkantung
  3. tidak terdapat kera
  4. jenis burung berwarna banyak
  5. tidak terdapat jenis kucing liar dan ajag
  6. jenis ikan air tawar sedikit
 
Copyright © 2011 Bangku Sekolah | Themes by ada-blog.com.